Rabu, 26 Oktober 2016

Search Engine Optimization

Nama              : Oktaviani Anjasari

NPM                :56413767

Kelas               :4IA24

Sekilas Sejarah SEO

Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword).
Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan kata kunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.

Jadi, Apa itu SEO?

Apa itu SEO? Salah satu jenis bisnis yang sedang banyak diminati oleh banyak pengusaha adalah bisnis online. Bisnis ini popular dan banyak dipilih karena sifatnya yang sangat fleksibel,simple, dan tidak membutuhkan modal yang besar. Karena tidak membutuhkan syarat yang kompleks seperti bisnis pada umumnya, maka bisnis online ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin memiliki usaha namun belum punya pengalaman atau mereka yang memiliki modal minim. Salah satu modal utama dari sebuah bisnis online adalah kepemilikan website yang berfungsi sebagai toko online. Walaupun terlihat mudah dan simpel, namun anda tetap harus menguasai satu teknik pemasaran penting dalam bisnis online yaitu SEO. Lalu pengertian SEO? Berikut ini adalah penjelasannya.
Apa yang dimaksud dengan SEO? SEO adalah kepanjangan dari Search Engine Optimization atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Optimasi Mesin Pencari. Lalu apa kegunaan SEO ini bagi sebuah bisnis online? Dalam bisnis, kepopuleran sebuah toko atau produk adalah sebuah hal yang penting. Semakin banyak orang yang familiar dengan toko, perusahaan, atau produk anda, maka akan semakin banyak orang yang tertarik untuk membelinya. Gampagnya, orang hanya akan mempercayai sebuah produk atau sebuah perusahaan haya jika mereka sudah mengenalnya dengan baik. SEO ini adalah sebuah teknik yang bisa mempopulerkan website anda. Cara kerja SEO ini adalah dengan menempatkan website anda di jajaran teratas daftar pencarian di mesin pencari semacam Google, Yahoo Search, Bing, dan lain sebagainya. SEO ini adalah sebuah teknik yang akan memaksimalkan sebuah kata kunci atau keyword yang mengandung nama produk yang anda jual atau nama perusahaan anda. Kata kunci ini kemudian akan ditempatkan di dalam artikel dalam website anda. Contoh kata kunci yang bagus adalah “Jual Motor Bekas” jika website anda bergerak di bidang jual beli motor bekas. Jika ada orang yang sedang mencari motor bekas dan mengetikkan kata kunci tersebut di mesin pencari, maka orang tersebut akan menemukan website anda di daftar pencaria teratas. Contoh lainnya adalah pada blog jasa saya ini yang bergerak dalam jasa blog dan website dengan kata kunci “jasa pembuatan blog” sudah berada pada posisi urut 2 halaman pertama pada search engine Google.co.id.
Setelah mengerti apa itu SEO, anda tentunya ingin mempelajari teknik SEO ini lebih jauh. Teknik SEO bisa dipelajari sendiri melalui artikel-artikel online atau blog seo. Anda bisa juga melihat kembali artikel- artikel saya seputar seo salah satu artikel terbaru saya tentang SEO adalah "Fitur SEO on page pada blogger" dan banyak artikel lainnya yang pernah saya tulis. Disamping dengan belajar sendiri, Anda juga bisa mengikutikursus SEO di lembaga-lembaga pelatihan bisnis online. Tapi bagi anda yang tidak mempunyai waktu dalam belajar atau menerapkan SEO ini, Anda bisa memanfaatkan Jasa SEO yang banyak bertebaran di dunia maya.
Demikain sedikit gambaran artikel tentang apa itu seo, artikel ini saya tulis karena banyak klien-klien saya yang berencana membuat sebuah blog dan toko online, namun tidak mengerti dan memahami terntang SEO. Semoga bermanfaat.
Definisi apa itu SEO versi Wikipedia (terjemahan dari bahasa Inggris)
“Optimisasi Mesin Pencari atau Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.”
Istilah dengan kata-kata kita sendiri, Optimisasi Mesin Pencari atau Search Engine Optimization/SEO adalah:
“melakukan proses berupa aktifitas tertentu terhadap situs web atau halaman web Anda agar ketika para pengguna internet mencari sesuatu yang berhubungan dengan isi dari situs web atau halaman web kita itu, situs web atau halaman Anda tersebut ditampilkan di halaman 1 daftar hasil pencarian alami/tak-berbayar/non-iklan/organik”.

Ilustrasi Mengenai Apa Itu SEO

Misalnya Anda memiliki situs web travel umroh dan tour muslim yang beralamat di www.denahajiumroh.com. Di situs tersebut ada paket-paket haji, umroh, dan tour muslim untuk tahun 2015 yang Anda pasarkan. Maka dengan melakukan SEO atau optimisasi mesin pencari yang baik dan benar, ketika ada yang mencari umroh untuk tahun 2015 atau paket tour muslim yang tersedia di tahun 2015 (dengan bantuan mesin pencari web misalnya di Google), situs web Anda akan berada di halaman pertama daftar hasil pencarian mesin pencari. Semakin baik peringkat di halaman pertama itu, semakin baik.
Setelah situs Anda tersebut sukses di-SEO-kan, berikut inilah tampilan layar ketika pengguna internet mengetikkanumroh 2015 di mesin pencari Google.

Dan berikut ini tampilan layar (hasil halaman hasil pencarian mesin pencari atau Search Engine Result Page/SERP) ketika pengguna internet mengetikkan tour muslim 2015 di mesin pencari Google.

Begitulah ilustrasi aktifitas SEO yang tepat sasaran. Situs Anda akan mudah ditemukan oleh calon konsumen produk-produk, jasa-jasa, informasi perusahaan Anda, organisasi Anda, atau apapun yang akan Anda tawarkan kepada para audience / pengguna internet yang membutuhkannya (target pasar Anda).
Catatan:
1.     umroh 2015 dan tour muslim 2015 yang diketikkan oleh pengguna internet di mesin pencari sebagaimana ilustrasi di atas disebut dengan “kata kunci” atau “keyword (disingkat KW)“.
2.     Ingat istilah penting bersinonim berikut ini:
o   Hasil pencarian SEO = hasil pencarian alami = hasil pencarian tak-berbayar = hasil pencarian non-iklan = hasil pencarian organik
o   Hasil pencarian non-SEO = hasil pencarian tidak alami = hasil pencarian berbayar = hasil pencarian iklan = hasil pencarian non-organik
3.     Jadi SEO selalu alami/organik, tak berbayar, non-iklan.
4.     Dan non-SEO selalu… (mohon Anda coba jawab)

Tujuan Utama SEO

Sedangkan tujuan SEO yang utama, yang kita bisa lihat dan tangkap dari definisi apa itu SEO di Wikipedia bahasa Indonesia, adalah terkait dengan trafik, yaitu berfokus untuk meningkatkan trafik. Dan ini adalah efek netto atau tujuan yang akan tercapai manakala tujuan dasar SEO (meningkatkan ranking) sudah tercapai.
Tujuan SEO yang utama adalah berikut ini:
1.     Meningkatkan Volume Trafik Kunjungan Pengguna Internet
o   Supaya sebanyak-banyaknya pengunjung mendatangi situs kita dengan menjadi yang paling banyak diklik (berada di area berwarna merah pada click heatmap yaitu di bagian separuh halaman di atas/upper fold, lebih baik lagi menjadi nomor 1 – 3 di SERP).
2.     Meningkatkan Kualitas Trafik Kunjungan Calon Konsumen Produk atau Jasa Anda
o   Sebanyak mungkin pengunjung tersebut adalah pengunjung yang ditargetkan sesuai kata kunci yang akan Anda pilih, sehingga lalu-lintas / trafik pengunjung / kunjungan yang datang memang membutuhkan dan sedang mencari apa-apa yang Anda tawarkan di situs Anda. Hal ini menciptakan trafik kunjungan yang berkualitas ke situs Anda).
3.     Mempertahankan Kedua Jenis Trafik di Atas Secara Berkesinambungan
Sebagaimana Anda dipahami, dengan riset kata kunci yang benar dan proses SEO yang baik, peringkat pencarian yang bagus tercapai, maka ketiga tujuan utama SEO di atas akan mudah segera dicapai.
Manfaat SEO
1.     Konversi Umum
o   Meningkatnya popularitas dan otoritas situs web Anda sehingga mudah dijangkau oleh calon audience, pengguna informasi, atau konsumen produk/jasa yang Anda targetkan.
o   Meningkatnya otoritas, brand, dan kepercayaan konsumen atau komunitas terhadap perusahaan, professional, atau personal Anda, sehingga situs Anda menjadi acuan atau referensi di bidangnya (dengan syarat situs Anda memiliki isi yang unik, bagus, dan berotoritas / authorized contents).

2.     Konversi Utama
o   Akibat konversi umum di atas, maka terjadilah konversi mikro seperti kembalinya pengunjung ke situs Anda, waktu kunjungan yang relatif lebih lama, dan interaksi lainnya yang menyatakan penilaian positif pengunjung situs kepada situs web Anda.
o   Akibat konversi mikro di atas, maka tingkat pencapaian objektif utama situs web Anda juga akan meningkat. Inilah yang disebut dengan konversi makro: misalnya meningkatnya transaksi penjualan jika situs Anda berkategori situs komersial misalnya toko online atau agen perjalanan wisata, meningkatnya jumlah pengunjung harian jika situs Anda adalah situs berita, meningkatnya jumlah pelanggan artikel terbaru jika situs Anda adalah situs produk informasi terkait industri atau bidang tertentu, dan seterusnya.
Konversi dari trafik pengunjung bisa diupayakan dengan formula konversi (conversion formula) diantaranya dengan menyediakan komponen-komponen tertentu di situs web Anda seperti form pendaftaran online, kalimat-kalimat yang mengajak untuk melakukan suatu aksi (call-to-action atau CTA) atau tombol-tombol seperti “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang” yang terkait pemenuhan objektif situs Anda, dan sejenisnya. Bidang ilmu khusus yang mempelajari bagaimana meningkatkan tingkat konversi adalah conversion rate optimization (CRO).

Apa Saja yang Dilakukan Dalam Kegiatan SEO?

Bila Anda membaca artikel saya sebelumnya, yaitu “200 Faktor yang Mempengaruhi Ranking Website di Google“, mungkin Anda akan muak atau takut mengerjakan kampanye SEO untuk website Anda karena terlihat rumit. Tidak harus seperti itu, mari kita buat lebih sederhana saja. Di dalam strategi SEO, ada dua hal PENTING yang harus dikerjakan oleh seorang internet marketer, yaitu: SEO On Page dan SEO Off Page. Yuk kita bahas lebih jauh.

1. Apa Itu SEO On Page

SEO On Page adalah sebuah upaya optimasi website yang dilakukan dari sisi website itu sendiri. Dengan kata lain, upaya optimasi yang dilakukan oleh seorang pemilik website/ webmaster dengan mendesain website yang SEO Friendly. Beberapa elemen penting yang terdapat dalam SEO On Page antara lain:
§  Riset keywords, baca artikel “Cara Riset Keywords Dengan Google Keyword Planner” untuk menemukan kata kunci utama dan kata kunci pendukung yang paling relevan dengan niche website yang akan dibuat.
§  Membangun website dengan struktur yang baik, tampilannya menarik, dan load-nya cepat
§  Menggunakan Title Tag yang baik untuk homepage dan judul konten
§  Menambahkan description yang relevan dengan website
§  Membangun konten yang bermanfaat bagi audiens
§  Mengatur URL (permalinks) yang SEO Friendly
§  Menggunakan Heading dengan baik (H1, H2, H3, H4)
§  Mengatur navigasi website sebaik mungkin
§  Membangun internal links
§  Menambahkan keywords pada penamaan gambar/ image
§  Dan lain-lain

2. Apa Itu SEO Off Page

SEO Off Page adalah upaya optimasi website yang dilakukan dari luar website yang dibangun. Sebuah halaman website yang SEO On Page nya sudah bagus perlu didukung dengan optimasi dari luar website itu sendiri. Optimasi off page dilakukan dengan cara membangun links (backlinks) dari situs lain menuju website yang dioptimasi. Beberapa jenis links yang biasa dibangun untuk meningkatkan popularitas sebuah website di internet antara lain:
§  Links dari media sosial (Twitter, Facebook, Google+, Youtube, dan lain-lain)
§  Links dari web 2.0 properties (Blogspot, WordPress, Weebly, dan lain-lain)
§  Links dari forum online (Kaskus, Bersosial, Forum Detik, Forum Kompas, dan lain-lain)
§  Links dari situs social bookmark (Lintas.me, Diigo.com, Folkd.com, dan lain-lain)
§  Links dari kegiatan blogwalking (berkomentar di blog orang lain)
§  Links dari website yang menerima guest blogger
§  Dan lain-lain

Kesimpulan
Jadi, optimasi SEO ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh blogger manapun yang ingin blognya menempati dan berada di posisi teratas dan mendapatkan banyak pengunjung dari mesin pencari. Optimasi SEO on page dan optimasi SEO off page ini juga merupakan sebuah optimasi yang harus dilakukan dan tidak boleh dipisahkan ibarat sebuah 'pasangan' yang saling melengkapi satu sama lain. Jika hanya salah satu saja optimasi SEO yang dilakukan entah optimasi SEO on page ataupun optimasi SEO off pagenya saja maka akan kurang optimal pula hasil yang akan didapatkan nantinya.
Referensi:









Kamis, 29 September 2016

Tugas softskill pengantar bisnis informatika

Tugas softskill
Nama         : Oktaviani Anjasari
Kelas         : 4IA24
NPM         : 56413767

E-Commerce
Perdagangan elektronik  atau  e-commerce merupakan perdagangan yag dilakukan secara elektronik. E-commerce juga mencangkup seluruh transaksi bisnis secara elektronik oleh pihak-pihak yang terlibat  tidak hanya pertukaran bisnis secara fisik. Menurut David Baum, pengertian e-commerce adalah: “E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprise, consumers, and communities through electronic transactions and the electronic exchange of goods, services,  and  information”.  E-Commerce  merupakan  satu  set  dinamis  teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik (David Baum dalam Onno W. Purbo,2000 : 2).
E-commerce juga dapat diartikan sebagai suatu proses berbisnis dengan memakai teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen dan masyarakat  dalam  bentuk  transaksi  elektronik  dan  pertukaran/penjualan  barang, servis, dan informasi secara elektronik (Munir Fuady, 2005 : 407).
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis. Pertama, Insfrastruktur system distribusi (flow of good) kedua, Insfrastruktur pembayaran (flow of money) Dan Ketiga, Infrastruktur system informasi (flow of information). Dalam hal kesiapan infrastruktur e- commerce, kami percaya bahwa logistics follow trade, bahwa semua transaksi akan diikuti oleh perpindahan barang dari sisi penjual kepada pembeli. Agar dapat terintegrasinya system rantai suplai dari supplier, ke pabrik, ke gudang, distribusi, jasa transportasi, hingga ke customer maka diperlukan integrasi enterprise system untuk menciptakan supply chain visibility. Ada tiga factor yang patur dicermati oleh kita jika ingin membangun toko e-commerce yaitu : Variability, Visibility, dan Velocity (MajalahTeknologi, 2001).
Struktur E-commerce
Infrastruktur e-commerce:
·       Internet       :   jaringan global
·       Intranet       :  jaringan milik perusahaan atau organisasi yang menggunakan teknologi  internet, seperti protocol internet, browser web.
·       Extranet      :  jaringan  melalui  internet  yang  menghubungkan   beberapa internet.
Selain infrastruktur, aplikasi e-commerce juga ditunjang oleh lima pilar :
a.   SDM (people)
b.   Peraturan/perundangan publik (Public Policy)
c.   Pemasaran dan Periklanan (Marketing and Advertisement)
d.   Layanan-layanan pendukung (Support and Services)
e.   Kemitraan Usaha (Business partnership)
Klasifikasi E-commerce
Penggolongan  e-commerce    yang  lazim  dilakukan  orang  adalah  berdasarkan  sifat transaksinya, antara lain:
1.   Business to Business (B2B)
Jenis transaksi dimana pembeli biasanya membeli dalam jumlah besar karena akan dijual kembali. Contoh penjualan grosir.
2.   Business to Consumer (B2C)
Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan dan tidak punya tujuan untuk menjualnya  kembali  biasanya  semacam  toko  online  yang  menjual  berbagai macam barang.
3.   Consumer to Consumer (C2C)
Jenis  transaksi  dimana  pembelinya  perorangan  yang  tidak  mempunyai  tujuan untuk dijual kembali dan penjualnya  juga perorangan  yang tidak menyediakan bermacam-macam barang melainkan hanya beberapa barang saja. Contoh: online advertising.
4.   Consumer to Business (C2B)
Termasuk kedalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau layanan kepada organisasi, dan perseorangan yang mencari penjual, berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu transaksi
Manfaat E-commerce
E-commerce memiliki beberapa manfaat, baik itu organisasi, perusahaan dan masyarakat itu sendiri, berikut beberapa manfaat dari e-commerce :
a.   Manfaat yang diperoleh bagi organisasi pemilik e-commerce:
1.   Memperluas market place hingga kepasar nasional dan internasional.
2.   Dengan capital outplay yang minim, sebuah perusahaaan dapat dengan mudah menemukan  lebih  banyak  pelanggan,  supplier  yang  lebih  baik  dan  partner bisnis yang paling cocok dari seluruh dunia.
3.   E-commerce   menurunkan   biaya   pembuatan,   pemrosesan,   pendistribusian, penyimpanan, dan pencarian informasi yang menggunakan kertas.
4.   E-commerce  mengurangi waktu antara outlay modal dan penerimaan produk dan jasa.
5.   E-commerce    mendukung    upaya-upaya    business    process    reengineering. Dengan mengubah prosesnya, maka produktivitas sales-people, pegawai yang berpengetahuan, dan administrator bisa meningkat 100% atau lebih.
6.   Akses informasi menjadi lebih cepat.

E Bussiness
E-Business adalah kegiatan transaksi , jual beli , bisnis yang dilakukan secara otomatis melalui kegiatan elektronik/internet , dan juga perusahaan dapat berhubungan langsung dengan customernya , rekan bisnis ataupun supplier. E-business juga bisa berupa iklan , mengajak seseorang untuk membeli produk kita . tanpa E-business , E-commerce hanyalah burung tanpa sayap. Salah satu fungsi nya adalah untuk mensupport bagian dari marketing , produksi , accounting , finance dan HRM. Lebih tepatnya perusahaan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan.
E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel.
E-business dapat dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok :
§  Customer Relationship Management (CRM)
Strategi bisnis dari layanan dan sofware yang didesain untuk meningkatkan keuntungan , pendapatan dan kepuasan pelanggan.
§  Enterprise Resource Planning (ERP)
Strategi bisnis dari system informasi perusahaan yang dgunakan untuk koordinasi Sumber daya , informasi yang digunakkan untuk proses bisnis.
§  Enterprise Application Programs (EAI)
Strategi bisnis konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan saling bertukar data.
§  Supply Chain Management (SCM)
Strategi Manajemen rantai suplai yang secara otomatis terkomputerisasi.

Perbedaan E-Commerce dan E-bussiness

       Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang), sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan, e-commerce dan e-business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet.
Secara teknis, e-commerce hanya merupakan bagian dari e-business karena, menurut definisi, e-business adalah semua transaksi bisnis online, termasuk penjualan secara langsung kepada konsumen (e-commerce), transaksi dengan produsen dan pemasok, dan interaksi dengan mitra bisnis. Pertukaran informasi via database terpusat juga dilakukan dalam e-commerce. Fungsi-fungsi bisnis hanya terbatas pada sumber daya teknologi.
E-commerce pada prinsipnya melibatkan pertukaran uang dalam transaksi. E-business, karena lebih luas, tidak terbatas pada transaksi yang bersifat keuangan (monetary). Semua aspek dalam bisnis, seperti pemasaran, perancangan produk, manajemen pemasokan, dsb., tercakup.
Ringkasan:
1. E-business lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.
2. E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet.
3. E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak diperlukan.
4. E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll.

Bio Informatika
Bioinformatika, sesuai dengan asal katanya yaitu “bio” dan “informatika”, adalah gabungan antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya, Bioinformatika didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi. Ilmu ini merupakan ilmu baru yang yang merangkup berbagai disiplin ilmu termasuk ilmu komputer, matematika dan fisika, biologi, dan ilmu kedokteran (Gambar 1), dimana kesemuanya saling menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya [1].
Ilmu bioinformatika lahir atas insiatif para ahli ilmu komputer berdasarkan artificial intelligence. Mereka berpikir bahwa semua gejala yang ada di alam ini bisa diuat secara artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan data-data yang yang menjadi kunci penentu tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau RNA. Bioinformatika ini penting untuk manajemen data-data dari dunia biologi dan kedokteran modern. Perangkat utama Bioinformatika adalah program software dan didukung oleh kesediaan internet.
Kemajuan ilmu Bioinformatika ini lebih didesak lagi oleh genome project yang dilaksanakan di seluruh dunia dan menghasilkan tumpukan informasi gen dari berbagai makhluk hidup, mulai dari makhluk  hidup  tingkat  rendah  sampai  makhluk  hidup  tingkat  tinggi.  Pada  tahun  2001,  genom manusia yang terdiri dari 2.91 juta bp (base-pare, pasangan basa) telah selesai dibaca [2]. Baru-baru
ini genom mikroba Plasmodium penyebab Malaria dan nyamuk Anopheles yang menjadi vektor mikroba tersebut juga telah berhasil dibaca [3-4]. Dan masih banyak lagi gen-gen dari makhluk hidup lainnya yang sudah dan sedang dibaca.
Semua data-data yang dihasilkan dari genome project ini perlu di susun dan disimpan rapi sehingga bisa digunakan untuk berbagai keperluan, baik keperluan penelitian maupun keperluan di bidang medis.   Dalam   hal   ini   peranan   Bioinformatika   merupakan   hal   yang   esensial.      Dengan Bioinformatika, data-data ini bisa disimpan dengan teratur dalam waktu yang singkat dan tingkat akurasi yang tinggi serta sekaligus dianalisa dengan program-program yang dibuat untuk tujuan tertentu. Sebaliknya Bioinformatika juga mempercepat penyelesaian genome project ini karena Bioinformatika mensuplay program-program yang diperlukan untuk proses pembacaan genom ini.
Walaupun  manajemen  data  melalui  Bioinformatika  ini  sangat  penting  dalam  berbagai  bidang, penulis  akan  menfokuskan  pembicaraan  pada  peranan  Bioinformatika  dalam  dunia  kedokteran. Dalam tulisan ini akan dibahas secara detil tentang peranan Bioinformatika dalam dunia kedokteran mulai dari penyimpanan data klinis pasien untuk pemberian obat yang cocok dengan pasien tersebut, identifikasi agent penyebab suatu penyakit baru dan penemuan diagnosa untuk penyakit tersebut, sampai pada penemuan obat atau vaksin untuk penanggulangan suatu penyakit.

REFERESI:

Minggu, 21 Juni 2015

JARINGAN WI-FI AD HOC

§  SEJARAH WI-FI ADHOC
Sejarah teknologi 802.11 berawal pada putusan Komisi Komunikasi Federal AS tahun 1985 yang merilis pita GSM untuk pemakaian tanpa lisensi. Pada tahun 1991, NCR Corporation bersama AT&T menemukan pendahulu 802.11 yang ditujukan untuk sistem kasir. Produk – produk nirkabel pertama berada dibawah nama WaveLAN.
Vic Hayes dijuluki “Bapak Wi-Fi”. Ia terlihat dalam perancangan standar pertama IEEE. Sejumlah besar paten oleh banyak perusahaan memakai standar 802.11. Pada tahun 1992 dan 1996, organisasi Australia CSIRO mendapatkan paten untuk sebuah metode yang kelak dipakai di Wi-Fi untuk menghapus gangguan signal. Pada bulan April 2009, 14 perusahaan teknologi setuju membayar $250 juta kepada CSIRO karena melanggar paten – paten mereka. Ini mendorong Wi-Fi disebut – sebut sebagai temuan Australia, meski hal ini telah menjadi topik sejumlah kontroversi. CSIRO memenangkan gugatan senilai $250 juta atas pelanggaran paten Wi-Fi tahun 2012 yang meminta firma – firma global di Amerika Serikat membayar hak lisensi kepada CSIRO senilai $1 miliar. Tahun 1999, Wi-Fi Alliance dibentuk sebagai sebuah asosiasi dagang untuk memegang merek dagang Wi-Fi yang digunakan oleh banyak produk.
Istilah Wi-Fi, pertama dipakai secara komersial bulan Agustus 1999, dicetuskan oleh sebuah firma konsultasi merek bernama Interbrand Corporation. Wi-Fi Alliance memperkerjakan Interbrand untuk menentukan nama yang “lebih mudah diucapkan daripada ‘IEEE 802.11b Direct Sequence’ Belanger juga mengatakan bahwa Interbrand menciptakan Wi-Fi sebagai plesetan dari Hi-Fi(High Fidelity)” mereka juga merancang logo Wi-Fi.
Wi-Fi Alliance awalnya memakai slogan periklanan untuk Wi-Fi, “The Standard for Wireless Fidelity”, tetapi kemudian menghapusnya dari pemasaran mereka. Meski begitu, sejumlah dokumen dari Alliance tahun 2003 dan 2004 masih menggunakan istilah Wireless Fidelity. Belum ada pernyataan resmi mengenai penghapusan istilah ini.
Logo yin-yang Wi-Fi menandakan sertifikasi interoperabilitas suatu produk, Teknologi non-Wi-Fi yang dibutuhkan untuk titik – titik tetap seperti Motorola Canopy biasanya disebut nirkabel tetap. Teknologi nirkabel alternatif meliputi standar telepon genggam seperti 2G, 3G, atau 4G.
Wi-Fi juga memungkinkan komunikasi langsung dari satu komputer ke komputer lain tanpa melalui titik akses. Ini disebut transmisi Wi-Fi Adhoc. Mode jaringan adhoc nirkabel ini dipopulerkan oleh konsol permainan genggam multipemain. seperti Nintendo DS, Playstation portable, kamera digital, dan peralatan elektronik konsumen lainnya. Sejumlah alat juga dapat berbagi koneksi internetnya menggunakan Adhoc, menjadi hotspot atau “router virtual”.
Sama halnya, Wi-Fi Alliance mempromosikan sebuah spesifikasi bernama Wi-Fi Direct untuk transfer berkas dan berbagi media melalui metodologi pencarian dan keamanan yang abru. Wi-Fi Direct diluncurkan bulan Oktober 2010.
§  PENGERTIAN ADHOC
Ad hoc network adalah desentraliasi dari jaringan Wireless Local Area Network (WLAN), disebut ad hoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupun Access Point pada jaringan nirkabel. Ad hoc adalah sebuah istilah dari bahasa Latin yang populer dipakai dalam bidang keorganisasian atau penelitian. Istilah ini memiliki arti “dibentuk atau dimaksudkan untuk salah satu tujuan saja” atau sesuatu yang “diimprovisasi”.

Jaringan Ad-Hoc adalah sistem peer to peer, dalam arti satu komputer /laptop/PDA/Smartphone dihubungkan ke komputer/laptop/PDA/Smartphone lainnya dengan saling mengenal SSID. Jadi, sederhananya hanya terdapat 2 perangkat di atas dengan perangkat Wi-Fi dapat langsung berhubungan tanpa alat yang disebut access point mode. Pada sistem Adhoc tidak lagi mengenal sistem central (yang biasanya difungsikan pada Access Point). Sistem Adhoc hanya memerlukan satu buah komputer/laptop/PDA/Smartphone yang memiliki nama SSID atau sederhananya nama sebuah network pada sebuah card/komputer.
Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri. Pada jaringan ad hoc setiap node tidak hanya berfungsi sebagai pengirim dan penerima informasi tetapi juga berfungsi sebagai pendukung jaringan seperti router. Oleh karena itu maka diperlukan sebuah routing protokol yang ditanamkan pada jaringan ad hoc tersebut.
§  PENGAPLIKASIAN WI-FI ADHOC
Contoh Penggunaan/Aplikasi di lapangan :
1.     Operasi militer, seperti yang telah diujicobakan kawasan pertempuran di Sudan. Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
2.     Komersial, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music.
3.     Jaringan yang cepat tersedia dengan menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi
4.     Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10m, Ad hoc Network secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.
§  KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN ADHOC
Keuntungan :
1.     Tidak memerlukan dukungan backbone infrastruktur sehingga mudah diimplementasikan dan sangat berguna ketika infrastruktur tidak ada ataupun tidak berfungsi lagi.
2.     Mobile node yang selalu bergerak (mobility) dapat mengakses informasi secara real time ketika berhubungan dengan mobile node lain, sehingga pertukaran data dan pengambilan keputusan dapat segera dilaksanakan.
3.     fleksibel terhadap suatu keperluan tertentu karena jaringan ini memang bersifat sementara.
4.     Dapat direkonfigurasi dalam beragam topologi baik untuk jumlah user kecil hingga banyak sesuai dengan aplikasi dan instalasi (scalability).
Kerugian :
1.     Masalah yang sering ditimbulkan oleh koneksi AdHoc adalah kapasitas bandwith yang sangat terbatas, sehingga hal ini sangat memungkinkan lambatnya proses transfer data.
2.     Tidak hanya bandwith, jangkauan sinyal yang dipancarkan oleh perangkat wifi adapter pada komputer klien pun tidak bisa terlalu jauh.
3.     Untuk keamanan juga, koneksi AdHoc ini masih sangat kurang, yaitu masih sebatas WEP. Sangat berbeda bila dibandingkan dengan access point yang sudah support WPA dan WPA2.
§  KONFIGURASI WI-FI ADHOC
Konfigurasi :
1.     Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
2.     Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.
3.     Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.
4.     Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).
5.     Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
Sumber :
MADCOMS (2010). Sistem Jaringan Komputer untuk Pemula. Madiun:CV ANDI OFFSET.